KONSEP TRANSFORM DALAM E-GOVERNMENT

Pada tulisan sebelumnya, secara singkat telah saya bahas tentang tiga tahap pertama pengembangan e-Government, yaitu publish, interact, dan transact. Nah sekarang merupakan tahap lanjutan dari ketiganya, yaitu integrate.
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa pada dasarnya implementasi konsep e-Government merupakan sebuah tantangan transformasi. Fungsi teknologi informasi dalam kerangka ini adalah tidak sekedar sebagai penunjang manajemen pemerintahan yang ada, tetapi justru merupakan driver of change  atau sebagai hal yang justru menawarkan terjadinya perubahan mendasar sehubungan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan di era modern. Setidaknya ada empat tahapan dalam proses transformasi jenis aplikasi e-Government yang digunakan. Tahap pertama sampai tahap ketiga telah saya bahas pada tulisan sebelum ini. Sedangkan tahap keempat yaitu integrate, dimana pemerintah sebagai entity telah menyediakan dirinya untuk dihubungkan atau diintegrasikan dengan entity-entiti lain semacam perusahaan, peguruan tinggi, lembaga non-pemerintah, organiasasi politik, pemerintah negara lain, institusi internasional, dan lain-lain. Yang dimaksud dengan integrasi disini tidak hanya terbatas pada dibukanya jalus akses (komunikasi digital) antara pemerintah dengan lembaga-lembaga tersbut, namun lebih jauh dari itu terjadinya integrasi pada level proses, data, dan teknologi. Disinlah perubahan perubahan paradigm dan pola pikir pada seluruh jajaran birokrat di suatu negara. Keempat tahapan tersebut bisa diilustrasikan sebagai berikut :
Download Fulltext Konsep Transformasi disini

0 comments:

Posting Komentar

ยช