JENIS-JENIS PELAYANAN PADA E-GOVERNMENT

Banyak para ahli dan lembaga mengkategorikan jenis pelayanan yang ada pada e-Government. Istilah jenis pelayanan ini, dalam beberapa literature biasanya disebut sebagai tahapan atau fase pengembangan e-Government. Fase tersebut adalah 1) publish, 2) interact, 3) transact, 4) dan integrate. Namun dalam hal ini saya hanya akan membahas tiga pelayanan pertama yaitu, publish, interact, dan transact. Sedangkan jenis pelayanan terakhir akan saya bahas pada tulisan berikutnya. Kenapa saya cenderung membahas tiga jenis pelayanan tersebut, akan anda temui jawabannya setelah anda selesai membaca tulisan ini dan tulisan berikutnya.
Dalam pelaksanaanya, banyak sekali jenis pelayanan yang ditawarkan oleh pemerintah melalui e-Government. Salah satu cara mengkategorikannya adalah dengan melihat dua aspek utama, yaitu:
a.     Aspek Kompleksitas, yaitu yang menyangkut seberapa rumit anatomi sebuah aplikasi e-Government yang ingin dibangun dan diterapkan, dan
b.      Aspek Manfaat, yaitu menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan besarnya manfaat yang dirasakan oleh para penggunanya.
Berdasarkan dua aspek di atas, maka jenis-jenis proyek e-Government dapat dibagi menjadi tiga kelas utama, yaitu Publish, Interact, dan Transact
Publish
Jenis pelayanan ini merupakan jenis pelayanan e-Government yang termudah, karena selain berskala kecil, kebanyakan aplikasinya tidak perlu melibatkan sejumlah sumberdaya yang beragam dan besar. Pada skala publish ini, yang terjadi adalah komunikasi satu arah, dimana pemerintah hanya mempublikasikan berbagai data dan informasi yang dimiliiki untuk dapat secara langsung dan bebas diakses oleh masyarakat. Biasanya kanal akses yang digunakan adalah computer atau handphone yang dikoneksikan ke internet untuk mengakses website departemen atau divisi terkait. Contoh aplikasi e-Government di dalam skala publish adalah sebagai berikut :
·         Masyarakat dapat melihat dan mengunduh berbagai produk hokum yang ditetapkan oleh lembaga legislative, eksekutif maupun yudikatif.
·         Para pengusaha dapat mengetahui prasyarat dan prosedur perijinan dalam mendirikan usaha
·         Peneliti dapat mengakses berbagai data statistic hasil kajian berbagai lembaga pemerintahan untuk dapat dijadikan data sekunder
·         Pelajar SMU dapat mengetahui informasi berbagai program studi yang ditawarkan oleh berbagai perguruan tinggi beserta prasyaratnya
·         Masyarakat secara online dan real-time dapat mengetahui mekanisme pelayanan pembuatan KTP, KK, dan pelayanan lainnya, serta dapat mengetahui hasil sementara pemilihan umum, dll
Interact
Berbeda dengan skala publish yang sifatnya pasif, pada skala ini telah terjadi komunikasi dua arah antara pengelola website dengan pengguna layanan. Ada dua jenis aplikasi yang biasa digunakan dalam skala ini. Yang pertama dalam bentuk portal dimana situs terkait memberikan fasilitas searching bagi mereka yang ingin mencari data atau informasi secara spesifik (pada skala publish, user hanya dapat mengikuti link saja). Yang kedua adalah tersedianya kanal interaksi dimana pengguna dapat melakukan diskusi dengan unit-unit tertentu yang berkepentingan, baik secara langsung (chatting, teleconference, web-TV, dll) atau tidak langsung (melalui e-mail, buku tamu, Frequent Ask Question (FAQs), mailing list dll). Contoh implementasinya adalah sebagai berikut :
·         Pasien dapat berkomunikasi dengan dokter melalui keluhan penyakit yang dideritanya melalui web-TV (konsep tele-medicine)
·         Perusahaan dapat melakukan Tanya jawab mengenai persyaratan tender untuk berbagai proyek yang direncakan pemerintah melalui e-mail, chatting atau guestbook
·         Dosen dapat mencari informasi spesifik mengenai beasiswa lanjutan studi di luar negeri yang dikoordinir oleh Dikti.
·         Masyarkat dapat menyampaikan keluhannya kepada pemerintah melalui mailing list atau e-mail atau berintaksi langsung melalui chatting, dll
Transact
Yang terjadi pada skala ini adalah interaksi dua arah seperti pada skala interact, hanya saja terjadi sebuah transaksi yang berhubungan dengan perpindahan uang dari satu pihak ke pihak lainnya (tidak gratis, pengguna harus membayar jasa pelayanan yang diberikan oleh pemerintah). Aplikasi ini jauh lebih rumit dibandingkan dengan dua skala lainnya karena harus ada system keamanan (security system) yang baik agar perpindahan uang dapat dilakukan secara aman dan hak-hak privasi berbagai pihak yang bertransaksi terlindungi dengan baik. Contoh aplikasinya adalah sebagai berikut :
·         Masyarakat dapat mengurus permohonan KTP baru melalui kanal yang disediakan – misal internet.
·         Para wajib pajak dapat melakukan pembayaran pajak secara online
·         Melalui aplikasi e-Procurement, rangkaian proses tender proyek pemerintah dapat dilakukan secara online melalui internet.
·         Para pelaku bisnis dapat membeli sejumlah hasil riset yang relevan dengan kebutuhannya yang ditawarkan dan dijual oleh Badan Pusat Statistik melalui aplikasi download.
·         Petani yang baru panen dapat langsung menjual hasil panen ke Badan Urusan Logistik melalui internet
·         Para pengusaha argobisnis dapat melakukan transaksi jual beli produk melalui bursa berjangka dari komputernya masing-masing, dll.
Jadi, dari beberapa skala di atas, sudah sampai pada skala mana website pemerintah daerahmu?
---------------------------------------------------
Muhamad Sodikin (publishod@gmail.com)

0 comments:

Posting Komentar

ยช